Pameran Fotografi Analog “Kokang Jepret” oleh komunitas Analogy


Pada awalnya kami hanya kopi darat dengan sejumlah penggemar kamera analog yang kebanyakan masih berstatus sebagai pelajar SMA, tepatnya sekitar 3 tahun lalu, mengingat sulitnya mencari penggemar analog yang sepantaran. Komunitas kami memang terbilang kecil, hanya 20 member aktif saja, tetapi kami tetap ingin menunjukkan eksistensi komunitas kami.

Pada pameran kami yang ketiga ini, kami mengangkat teman “Street Photography” sebagai tema pameran foto kami, karena pada saat ini Street Photography merupakan kategori fotografi yang populer dan bisa dieksplor lebih dalam lagi. Sebut saja Vivian Maier, Steve McCurry, atau Eric Kim, mereka seringkali mengangkat Street Photography sebagai tema foto. Street Photography memaksa kami untuk keluar dari zona nyaman, berusaha berinteraksi dan memahami lebih dalam dengan lingkungan disekitar kita, sebuah bagian yang jarang ditemukan di era digital ini, kebanyakan orang kurang peka degan lingkungan sekitar.

Pemakaian kamera analog merupakan keunikan dan kesenangan tersendiri bagi kami, karena kamera analog sendiri sudah tersisih jaman. Kami ingin menelisik lebih dalam lagi pada proses pembuatan foto, segala proses adalah komponen penting, bukan sekedar melihat melalui hasil saja. Kamera analog mengajarkan kami untuk menjadi pribadi yang ulet dan sabar, karena semua butuh proses, tidak seperti ideology serba instan jaman sekarang. Kami rasa kamera analog belum mati dan terus eksis sampai sekarang, dengan pameran ini kami berharap bisa bertemu dengan fotografer-fotografer analog lainnya,pun juga bisa berinteraksi dengan sesama fotografer, penikmat seni, atau khalayak umum.

Kontributor pameran ini adalah Alva Christo Y. W., Alwan Brilian D., M. Aditya Haryawan, Sheila N. B., Fitrana Amalia H., Nurrizky Imani, Romy Kurniawan A. M., Kavca Dio S,, dan beberapa member lainnya.

Analog kokang jepret

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published.